Jangan Lakukan Ini di Media Sosial

PERHATIAN 

Polisi menanyakan seorang perampok

* Polisi: * 

“Bagaimana Anda bisa tahu bahwa tidak ada seorang pun di rumah itu?”

* Perampok: * 

“Update seluruh keluarga dengan 15 foto sudah tersedia di facebook. Dan mereka sedang ‘Menikmati Liburan’ jauh dari rumah selama 1 minggu.”
Pikirkan ini dengan serius.

* Hati-hati dengan apa yang Anda pasang di Facebook*

Stop berbagi informasi pribadi di media sosial! Apabila Anda ingin berbagi, cukup melalui Group atau Japri.
📛 Jangan mengiklankan kebahagiaan apapun di media sosial.

📛 Jangan mengiklankan pernikahan bahagia Anda di media sosial.

📛 Jangan mengiklankan liburan Anda di media sosial.

📛 Jangan mengiklankan prestasi anak-anak Anda di media sosial

📛 Jangan mengiklankan kehamilan Anda di media sosial.

📛 Jangan mengiklankan pembelian mahal Anda di media sosial. (Mobil, rumah dll).

📛 Jangan beriklan jadwal penerbangan dari bandara (A) ke bandara (B).
Kadang semua komentar bagus yang kamu dapatkan hanya palsu.

Anda hanya menarik mata jahat pada Anda dan keluarga Anda.

Anda hanya menarik orang cemburu ke dalam hidup Anda.

Anda tidak tahu siapa yang menyimpan gambar Anda, dan memeriksa pembaruan Anda.

Anda benar-benar harus menghentikan ini, karena akan merusak kehidupan, keluarga, dan pernikahan Anda.
Media sosial kadang merugikan.

Jangan jatuh ke dalam jebakan yang menyesatkan.

***

Please kirimkan ke semua orang yang anda kasihi di daftar kontak Anda 👍✌

***

Sumber: grup WA

Advertisements

Jangan Sembarang Memberi Nomor PIN

*PERINGATAN PENTING..!!*
Dalam kondisi Penting biasakanlah jangan *Pakai SMS* tetapi pakailah telepon biasa agar tdk terjadi hal yg tdk diinginkan….!
Jadi.. Beberapa waktu lalu ada peristiwa dimana Tas Tangan seorang Ibu telah dicuri, dan di dalamnya terdapat handphone, ATM, kartu kredit dan macam² lagi.
Setengah jam kemudian si Ibu meminjam handphone temannya untuk menghubungi suaminya, dan mengadu, bahwa tasnya telah dicuri orang beserta isinya termasuk handphone..
Suami berkata kaget:

“Papa baru saja terima sms kamu, minta NO. PIN, bahwa kamu lupa *NO. PIN ATM* mu..

Papa kasih NO. PIN ATM mu melalui sms, baru saja Papa lakukan melalui sms juga”…
Setelah percakapan itu, secepat kilat suami istri itu pergi ke Bank, tapi ia diberitahu oleh pegawai Bank, bahwa baru saja uang isterinya telah diambil semua.. 
Dan ternyata pencuri itu menggunakan handphone isterinya, dimana dia sms pada suami si Ibu, dan mengatakan dia *Lupa  NO. PIN ATM* nya..
Jadi apabila di kemudian hari terjadi sesuatu seperti itu, *Sekali-kali Jangan Gunakan SMS*, lebih baik telepon balik untuk mendapatkan kepastian…
Begitu juga kalau terima SMS dari keluarga atau teman seperti itu, gunakan telepon balik untuk memastikan betul atau tidaknya..
SAMPAIKAN KEPADA YG LAIN APABILA INFO INI DIRASA PENTING.. 
Dari IPDA AIP SUPARMAN,  BHABINKAMTIBMAS SEPANJANG JAYA.
Terima kasih dan salam.

Sumber: WA group